24 March 2010

Ujian Nasional

UN hari ke empat, sebenarnya kami (saya dan teman - teman saya) merasa UN cuma pas Matematika saja, sisanya rasanya seperti Try Out. Dan hari ini sangat sangat "Try Out" sekali.


Semua mengerjakan soal seperti biasa, membaca, membulatkan, membaca, membulatkan, begitulah. Sampai tiba - tiba teman saya tau - tau lari keluar, buka pintu dan ngibrit. Entah kenapa, mungkin dia menengok kebelakang dan seolah - olah melihat hantu, padahal itu Norman (memang sulit membedakannya, saya sih maklum). Sekelas tertawa, sebagian masih keheranan. Ternyata dia kebelet pipis, padahal kan peraturannya gak boleh ke kamar kecil. "Lu doang, Rin yang kaya gitu", begitulah kata saya sekembalinya dia dari WC.

Perlu saya jelaskan, pengawas saya adalah seorang guru yang masih muda dan satunya lagi seorang guru yang terlihat sangat keibuan. Tentu saja yang jadi pusat perhatian ya yang masih muda itu, ditambah behel jadi terlihat, hmm... menggemaskan. HAHAHAHAH

Si Norman ngeliatin guru tersebut sambil senyum - senyum, terus gurunya bilang, "Heh, senyum senyum!", sambil senyum juga. Astaga! Buyar deh tuh ngerjainnya, hahaha. Terus merhatiin deh tuh, dari mulai dia main - mainin rambut, hahaha sampai pas dia bilang, "yang udah selesai dicek lagi yah", mendadak semua laki - laki di kelas saya tatap - tatapan dan senyum - senyum sendiri.

 Setengah jam terakhir, tiba - tiba teman saya, Indi, yang seorang wanita bertanya, "Bu, ngajar dimana?"

Dan kedua guru tersebut menyebutkan tempat mereka mengajar masing - masing.

"Namanya siapa, bu?", tanya saya (namanya juga usaha)

"Heh, nanya - nanya nama", kata guru tersebut.

"Ngajar apa?", tanya saya lagi (tetep usaha, pelan - pelan)

"Bahasa Inggris, kalo ibu yang ini Biologi"

Sepertinya itu pertanyaan terakhir untuk kedua guru, pertanyaan sisanya khusus untuk ibu guru yang masih muda, yang pake behel dan dibalut blazer pink tersebut.

"Ngajar dimana, bu?", salah seorang teman perempuan saya mengulang pertanyaannya. Saya pun berbisik ke dia "SEKALIAN TANYA NAMA!", dengan bisikan yang gak santai, eh ketauan deh, sekelas ngakak.

"Bu guru yang baju pink ngajar apa?" tanya Riki yang biasanya diem - diem tidur.

"Bahasa Inggris", jawabnya, saya dan Norman pun langsung jadi ngobrol Bahasa Inggris yang Parental Advisory, haha.

"Bu, saya Bahasa Inggris belom lancar nih, gimana yah", kata saya sok imut, disambut dengan Tika yang menjewer sekaligus menjambak rambut saya sambil ngakak, kebetulan rambut saya memang sangat aerodinamis untuk dijambak.

"Ngapain, kan udah Bahasa Inggris kemaren?"

"Ya gak apa apa bu, nambah - nambahin TOEFL aja"

Gurunya senyum - senyum.

"Ibu gak mau ikut pertukaran guru gitu, bu?"

"Ye mana ada! yang ada mah pertukaran murid."

 Tiba - tiba mendadak sadar gitu kita semua, "Ini kan lagi UAN kok berisik yaaah"

Tiba - tiba mendadak sepi lagi.

"Bu..", panggil saya

"Apa?"

"Ada MSN?"

Dia cuma senyum - senyum.

"Facebook gitu bu?"

"Facebook ada"

Ada doang tapi gak disebut namanya, hahah.

"Eh Nori, kamu malah nyontek!"

"Ih ibu, apal aja namanya, aku siapa bu?"

"Philo"

"Asiik diapalin, ibu kenal dia gak", kata saya sambil nunjuk Acha.

"Siapa?"

"Yang maen iklan Citra, bu. Kalo saya yang maen iklan L-MEN"

Sekelas ketawa, gurunya senyum - senyum

"Abis UN maen yah ke [nama tempat dimana guru tersebut mengajar]"

"Oh, boleh boleh main aja!"

"Ah entar diajak tawuran"

Sekelas ketawa, dan gurunya senyum - senyum. Saya gemes, hahahahah.

Tiba - tiba bel berbunyi. Sekelas teriak, "AH ENTAR DULUUUU", bukan karena baru selesai, tapi karena emang lagi seru.

Akhirnya saya maju, ngambil tas, ngeliat amplopnya, dan ngebaca dengan lantang.

"NAMANYA BU RISKAAA!"

"Nomer HPnya, 0815..."

Gurunya yang tadinya lagi ngumpulin jawaban balik lagi ngambil amplopnya, masih sambil senyum - senyum.

Iiiih, lutunaaa

4 comments:

  1. hahahaha *numpang ketawa*

    ReplyDelete
  2. hehe lucu dan seger nih , ngibur

    ReplyDelete
  3. hahahahaha, dasar kamu!
    aku mau dong jadi gurunya.
    Hahahaahahha!

    ReplyDelete
  4. :))

    numpang ngakak yaa. .=))

    ReplyDelete